March 2010
M T W T F S S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Konsultasi Wisata Online

Bengkulu, The Hidden Tourist Attraction in Southern Sumatera

December 1st, 2008

Not many people knows where Bengkulu is located, even to few people in Indonesia. Bengkulu is one of province in Indonesia, located in the southern of Sumatera. It was onced together with lampung, included as Southern Sumatera Province in the past years.

Not also many people awares that Bengkulu hides some distinctive destinations which is rarely found in the other place in Indonesia. It is believed that the restricted accecibility entering to Bengkulu caused this province is not wellknown as other neighbour provinces. Air transportation is the only best way to visit Bengkulu, while land and sea transportation is unconveniently operated.

I firstly came to Bengkulu in 2004, when my previous company assigned me in Bengkulu. I was wondering where was exactly bengkulu located and what could we do there. I was desk researching when I found that actually, this part of Indonesia is hiding many interesting places to be visited. And I was surprised that this area was exchanged by Biritsh to get Singapore from Ducth. I was wondering what could be happened if the exchange was never done. Could Bengkulu be as developed as Singapore ?

But it’s all just history. In fact, Bengkulu has many interesting places to be visitied. Pantai Panjang (in English should be translated as Long Beach), is one of the fascinating beaches I have ever visited in Indonesia. It’s white sandy and long beaches fascinate people who come to bengkulu for the very first time. It is located just 2 km from the heart of bengkulu city. I will never forget the delicious coconut which offered by many people along the beach.

Some historical places are also the interesting attraction in Bengkulu. Indonesia first president’s exiled house is located in Bengkulu. It still the president’s private stuff : shirts, bycicle, books, etc. The house is just like the same with the one I see in some historical books. It is realy interesting. The house of the president’s wife is also located not far from the president’s house. I wonder that’s why they could be in touch and proceeded to the marriage.

Then, another interesting attraction, Bengkulu is one of the few places in Indonesia that the rare Raflesia Arnoldi flower can grow up and bloom. Some times a year, the flower blooms which attract many people not only from Indonesia. It is believed that the flower is one of the biggest flower in the world.

So, if you are interested in unussual tourist attraction, please do come to Bengkulu, the hidden

Kampung Wisata Cinangneng, Alternatif Wisata Pendidikan

November 30th, 2008

Kampung Wisata Cinangneng yang terletak di Jl. Babakan Kemang, Kecamatan Ciampea ini membuka kesempatan kepada wisatawan yang ingin berwisata dalam suasana pedesaan, khususnya kepada siswa sekolah, melalui program yang diberi nama “Tour Poelang Kampung”.

Di sana Anda akan diajari berbagai ketrampilan khas warga desa seperti membungkus nasi timbel, membuat wayang dari daun singkong, belajar tari jaipong, bermain gamelan, atau membuat kue.

Tak hanya itu, yang paling mengasyikkan adalah jalan-jalan keliling kampung dan sekaligus “praktek” menjadi warga desa, seperti belajar bermain angklung & menyanyi lagu Sunda, belajar menanam, menggarap atau memanen padi. Ada lagi yang tak kalah serunya adalah memandikan kerbau, bermain ala permainan anak desa dan berkreasi dengan huruf dan warna di atas Caping (topi petani).

Selama satu jam, rombongan akan diajak berkeliling kampung dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan mereka diperkenalkan dengan berbagai tanaman yang selama ini mungkin hanya mereka kenal namanya saja seperti tanaman kopi, kacang panjang, timun, melinjo, atau bengkuang. Setelah puas berkeliling, rombongan diajak bersantai untuk tea break dengan berkunjung ke rumah warga, dan di sana mereka dijamu dengan minuman teh dan gorengan seperti singkong goreng, pisang goreng atau ubi.

Way Kambas Festival on 5 December 2008

November 29th, 2008

This nearly event on the early December, Festival Way Kambas in East Lampung will be held on 5 December 2008.Way Kambas Festival is highlighted with National Jambore (boy scout), national off road, Safari night of Elephants attractions, and agro tourism.

Unique Heritage and Culture of East Kalimantan

November 29th, 2008

Samarinda
Samarinda is known for its fine sarong cloth. The city shows some signs of being the capital of a prosperous province. New government office and public utilities are rising everywhere. Samarinda has a number of modest but comfortable hotels.

Balikpapan
Balikpapan, the center of Kalimantan’s oil industry is also the gateway to East Kalimantan with air and sea connections to Jakarta and other major points in Indonesia. Even the trip to Samarinda, begins in Balikpapan. In accordance with its importance, Balikpapan has a number of good hotels, including one of international standard, as well as recreation facilities. It has the second busiest airport in the nation after Jakarta.

Berau and Marine Tourism on Derawan island
Found here are the remains of a king called the Keraton Gunung Tambur and The Keraton Sambaliung. Historic objects can be seen here. Derawan island is i 3 hours by a long boat from Tanjung Redep (The Capital of Berau Regency) or via Tarakan. There are many rare animals such as the green turtle, the scarlet turtle, star fruit turtle and sea cow.

Lake Kelimutu, The Other Amazingh Part of Flores

November 28th, 2008

Situated among the magnificent islands of Lesser Sunda (Nusa Tenggara), Flores offers almost anything you want see: Unique cultures at traditional megalithic villages, Mt. Kelimutu volcano with its unique three colors lake, wildlife and marine life.

The Portuguese who reached this island in the 15th Century gave the name Flores. ‘Flores’ means flowers, not by the Flowers grow on the land, but beneath the sea, coral, fishes and other marine lifes. The most beautiful coral reefs occur on the northern coast and western of the Island. Flores is 1.5 hours from Bali by Air.

The most magnificent site is the three colored lakes of Kelimutu volcano. Each lake is a different color: blue, green and black. Other attractions include spectacular hand-woven textiles of Maumere, Ende-Lio, Ngada, the traditional megalithic village of Bena and other traditional villages in Ngada regency (Central Flores), and “Komodo dragons”. This Island is home to hundreds of different ethnic groups who speak scores of languages, and is a sort of transition point between the Malay and Papuan races.

We Welcome You To Indonesia

November 27th, 2008
Cempaka Tours welcomes you to Indonesia. We provide consultancy service in arranging your vacation in Indonesia ; Bali, Lombok, Toba Lake, Sikuai, Bunaken, Jogja, Papua, etc…

pic source : www.pompeystudentcentre.org.uk

Ngarai Sianok, Green Canyon of Indonesia

November 27th, 2008

The 150 meter deep canyon lies on the outskirts of Bukittinggi. It is an incredibly picturesque area, lush green with a river winding through the bottom of the steep-walled canyon. West Sumatrans claim it is unrivalled for natural beauty in all of Indonesia, and locals frequently take visitors and friends on outings here.

Tips Berwisata Dengan pasangan

November 27th, 2008

Anda dan pasangan mungkin pasangan yang sempurna di rumah, namun itu tidak berarti gaya perjalanan Anda akan klop. Fodors.com belum lama ini meminta para anggota Forum-nya (Fodors.com/forum), terutama yang suka bepergian keliling dunia, untuk berbagai cerita tentang bepergian bersama pasangan.

Bagi beberapa orang, pengalaman itu tidak selalu membawa sentuhan angin segar. Beberapa orang mengungkapkan rasa frustasi mereka pada keenganan sang pasangan untuk bersikap aktif dalam merencanakan perjalanan. Yang lain mengaku, mereka merasakan kekecewaan yang dramatis untuk hal-hal yang remeh. Beberapa pengelana berbagi pelajaran atas hal-hal yang mereka alami, termasuk strategi mereka yang unik untuk menghadapi titik-titik yang sulit dengan pasangan mereka.

1. Ingatkan pasangan bahwa perjalanan ini bukan kunjungan bisnis. “Saya dapat melakukan perjalanan keliling dunia dan tidak merasakan…. Kami berupaya menyelesaikan kalimat tersebut, dan suami saya bisa menangkap pesannya! Ia sering melakukan perjalanan bisnis internasional dan perjalanan keluarga sungguh berbeda!” -Cmeyer54

2. Jangan tersesat. “Saya sering merasa stres karena saya adalah pembaca peta dan navigator, sementara suami mengemudi. Hal ini menyebabkan kami bertengkar lebih dari segalanya. Namun sekarang kami menggunakan GPS dan itu merubah segalanya!” -Bettyk

3. Temukan waktu untuk jalan-jalan sendiri. “Kami telah menemukan cara hebat untuk menghindari kebosanan setelah 24 jam kebersamaan. Pastikan untuk menjadwalkan perjalanan terpisah secara reguler -melakukan hal-hal yang Anda sukai sepanjang siang atau sore. Hal ini akan memberi bahan perbincangan dan mengurangi tekanan.” -Nytraveler

4. Mengakui kekuatan pasangan Anda. “Dia membuat kertas kerja dan kami tidak kehilangan satu momen pun -dan saya amat menghargai hal itu karena kami dapat membuat keputusan yang lebih baik.” -Debi

5. Menyelesaikan pertengkaran sebelum terjadi. “Butuh waktu lama bagi kami untuk menyampaikan rahasia dan kesucian perjanjian damai kami… sumpah kami untuk bersenang-senang selama liburan! Cara kami melakukannya: kami mendiskusikan di awal, sebelum berangkat, hal-hal yang biasanya menyebabkan pertengkaran. Kami menyelesaikannya sebelum itu terjadi.” -Melissa5

6. Perut harus kenyang. “Rasa lapar amatlah berbahaya, kami belajar untuk tidak menunda makan “setelah museum ini” atau “nanti saja sesampai kita di Malaga” karena itu amat sangat buruk.” -Gruezi

7. Tetap optimis meski ada ketidaknyamanan. “Menurut saya mudah saja memahami bahwa orang bisa merasa kesal akibat kepanasan, tidak yakin akan arah tujuan, merasa lapar selama 2 jam, atau malah lebih lama dan entah apa lagi yang dapat terjadi, seakan daftar ini bisa berlangsung selamanya. Kami merasakan semuanya dan saya merasa hampir gila. Namun karena sering melakukan perjalanan jauh dan lama, saya belajar menikmati kebersamaan kami dan bahwa hal itu tiada bandingannya dengan apa yang akan kami lihat atau tidak kami lihat, apa dan kapan kami akan makan, kapan kami akan tiba di tempat tujuan - selama istri berada di sisi.” -Mian11224

8. Biarkan hal-hal kecil berlalu. “Saya pikir kami lebih sedikit bertengkar selama liburan, walaupun kami menghabiskan lebih banyak waktu bersama, karena kami merasa bahagia berada di sana. Kami biasa merasakan getaran “woo hoo, kami lagi liburan nich” dan mengacuhkan hal-hal yang mungkin mengganggu kami di rumah.” -Tcreath

9. Selalu menemukan obat bagi kekecewaan. “Jika Anda tidak sempat mengunjungi suatu museum, masih ada yang lain di ujung jalan sana. Jika Anda salah belok Anda bisa menemukan jalan lain untuk tiba di sana. Jika Anda memesan sesuatu yang tidak Anda sukai, pesan saja lagi sesuatu yang lain. Jika Anda tidak melihat ada untungnya melakukan perjalanan ini, rencanakan kepulangan.” -LoriS

10. Ambilah dunia sebagai sepasang kekasih. “Sesungguhnya saya menemukan bahwa kami hampir tidak pernah bertengkar atau saling tidak setuju ketika kami traveling. Mungkin ini karena kami menjauh dari segala stres yang bisa menyebabkan perbedaan di antara kami. Ini semacam sindrom ‘kami berdua melawan dunia’”

Wisata Ziarah Wali Songo

November 26th, 2008

Walaupun masyarakat Muslim dari luar negeri tidak diragukan lagi sudah lama mengunjungi Kepulauan Indonesia, namun baru abad 15 16, Agama Islam menancapkan pengaruhnya terhadap Budaya Trandisonal Jawa. Para misionaris Muslim mulai meningkatkan aktivitasnya di Jawa di awal abad 14, bersamaan dengan mulai runtuhnya Kerajaan Hindu terbesar di jawa, MOJOPAHIT. Bermula dari Kota kota pesisir utara Pulau Jawa, diantaranya GRESIK dan SURABAYA, Agama Islam mulai menyebar dengan cepat dan pengaruhnya sedemikian besar sampai terbentuklah negara Islam yang berpusat di DEMAK, sebuah kota pesisir utara Jawa Tengah. Dua puluh lima tahun kemudian, Kerajaan MOJOPAHIT benar benar runtuh dan pengaruh kekuatan kerajaan Islam di Demak semakin luas ke arah Barat. Hal ini tidaklah lepas dari peranan Para WALI, pembawa agama Islam yang sangat karismatik dan berpengaruh, yang mengajarkan Agama Islam ke seluruh Pulau Jawa. Karena karisma dan Pengaruhnya, maka masyarakat Jawa memberikan gelar kepada Para Wali dengan sebutan SUNAN, nama nama mereka menjadi Legenda dan bahkan Makam mereka sering dikunjungi oleh masyarakat muslim untuk berziarah.

Menurut tradisi dan keyakinan masyarakat muslim Jawa, ada sembilan Wali yang berperan di dalam menyebarkan agama Islam di Jawa, sehingga mereka dikenal dengan sebutan WALI SONGO (Wali Sembilan). Maklum Wali Songo beserta peninggalan sejarahnya, yang berjumlah sembilan itu tersebar di seluruh pesisir utara Pulau Jawa dari Surabaya sampai Banten.

Daftar Nama WALI SONGO beserta tempat Makamnya
No.
Nama Sunan
Lokasi
1.
Syeh Maulana Malik Ibrahim Gresik
2.
Sunan Ampel (Raden rachmat ) Surabaya
3.
Sunan Giri (Raden Paku) Gresik
4.
Sunan Bonang (Raden Machdum Ibrahim) Tuban
5.
Sunan Drajat (Raden Qosim) Paciran - Lamongan
6.
Sunan Kudus (]a’far Shodiq) Kudus
7.
Sunan Kalijaga (Raden Mas Sa’id) Kadilangu - Demak
8.
Sunan Muria (Raden Umar Said) Colo Mt. Muris - Kudus
9.
Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) Mt. Sembung - Cirebon

Sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para Wali, makam para Wali dibuat sedemikian rupa sehingga berkesan suci, kelihatan menarik, indah dengan arsitekturnya yang artistik sehingga sangat menarik bagi para pengunjung yang berziarah.

Derawan Island, one of The Best Diving Spot in Kalimantan

November 24th, 2008

In the eastern part of Kalimantan, the Indonesian part of Borneo and about 45 km from the Berau river estuary out in the Makassar strait lie several reefs ideal for scuba diving. The dive sites are famous for the large gatherings of manta rays and a jellyfish lake. But in the reefs in the Berau archipelago also live a lot of very interesting critters, beautiful nudibranchs, hidden crabs and shrimps and unusual fish such as ghostpipefishes, scorpionfishes and more. There are several dive resorts, all are relatively easily reached from either Balikpapan or Tanjung Redeb.

Derawan Island is a divers` haven and offers many types of diving; walls, fringing reefs, caverns, and even a wonderful muck dive. You are likely to see big sea turtles, schooling barracudas, whitetip and leopard sharks, napoleon wrasses, cuttlefish, jacks and many many other creatures. There is a wonderful variety of hard coral around the island. Macro diving off the pier is world class, and you can find sea horses, scorpionfish, and other bizarre small marine animals.

The island is ringed by a white sand beach where thirty to seventy sea turtles nest nightly. Cottages sit back from the beach a bit to allow turtles personal space. Turtles lay eggs on the island, and you may witness hatchlings making it to the sea.

How To Get There :
From Balikpapan
From Balikpapan guest can take DAS or Kalstar flight to Berau, which costs approx US$ 170 with the following schedule :

Balikpapan-Berau ETD : 11.15 - 12.45
Berau-Balikpapan ETD : 08.55 - 10.45

Beautiful Indonesia Images
kelimutu.jpg barongdance.jpg sikuai.jpg orangutan.jpg
Have You Been Here?
Get the Flash Player to see the slideshow.